Kamis, 10 Maret 2016

arlindaputri Matematika dan IAD



MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR

          


NAMA                 : ARLINDA PUTRI SUNARTA
KELAS                : 1PA03
NPM                    : 11515033

FAKULTAS         : PSIKOLOGI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Penulis membuat makalah ini agar pembaca dapat mengetahi bahwa  Ilmu Alamiah Dasar dapat diartikan sebagai ilmu natural karena Ilmu Alamiah Dasar akan mempelajari dan membahas materi tentang gejala-gejala yang ada di alam semesta,seperti biologi,fisika,dan kimia. Ilmu Alamiah Dasar jika dipenggal berasal dari tiga suku kata. Ilmu artinya bagian dari ilmu pengetahuan manusia. Alamiah artinya terjadi dengan sendirinya dan dasar artinya permulaan suatu bentuk.Jadi dapat diartikah bahwa Ilmu Alamiah Dasar adalah ilmu pengetahuan yang pada dasarnya ada dengan sendirinya yang bersifat natural.
Ilmu Alamiah Dasar biasa disebut juga ilmu pengetahuan tentang alam atau ilmukealaman.Jadi Ilmu Alamiah Dasar mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta,termasuk di muka bumi,sehingga terbentuk konsep dan prinsip (Basic Natural Science) hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.
1.2     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian Ilmu Alamiah Dasar?
2.      Bagaimana alam pikiran manusia dapat berkembang?
3.   Bagaimana cara manusia memperoleh pengetahuan?
1.3     Tujuan Penulisan
1.     Penulis dan pembaca dapat mengetahui pengertian dan ruang lingkup Ilmu Alamiah Dasar dan dapat membedakan mitos,legenda dan cerita rakyat.
2. Penulis dan pembaca dapat mengetahui bagaimana alam pikiran dapat berkembang, bagaimana manusia selalu berusaha memuaskan keingintahuannya,bagaimana cara manusia dalam memperoleh pengetahuan dan bagaimana manusia begitu mudah menerima mitos 

BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Pengertian Ilmu Alamiah Dasar
  Ilmu Alamiah Dasar jika dipenggal berasal dari tiga suku kata. Ilmu artinya bagian dari ilmu pengetahuan manusia. Alamiah artinya terjadi dengan sendirinya dan dasar artinya permulaan suatu bentuk.Jadi pengertian Ilmu Alamiah Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta,termasuk dimuka bumi ini.Sehingga terbentuk konsep dan prinsip.Ilmu Alamiah Dasar (Basic Natural Science) hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.
Ruang Lingkup Ilmu Alamiah Dasar
A.      Kelahiran alam semesta
1.      Mengenal alam semesta
2.       Teori terbentuknya alam semesta
a.       Teori ledakan,Teori ledakan ini bertolak dan adanya suatu massa dan berat jenis yang sangat besar, meledak dengan hebat karena adanya reaksi ini. Massa itu kemudian berserakan mengembang dengan sangat cepatnya menjauhi pusat ledakan.
b.      Teori ekspansi dan kontraksi teori,Teori ini berlandaskan pikiran bahwa ada suatu siklus dan alam semesta, yaitu “masa ekspansi” dan “masa kontraksi” diduga bahwa siklus ini berlangsung dalam waktu 30.000 juta tahun.
B.      Tata surya
Surya adalah kata lain dari matahari. Tata surya berarti adanya suatu organisasi yang teratur pada matahari.
 Terbentuknya tata surya:
1.       Hipotesis Nebular.
2.       Hipotersis Planettesimal.
3.       Teori Tidal
C.      Bumi
Teori tentang kejadian bumi:
1)       Teori Kant Laplace
Dialam raya sudah ada alam yang telah berputar makin lama makin mendingin. Perputaran ini mengakibatkan pendataran dibagian kutub-kutubnya dan menimbun materi dibagian khatulistiwanya yang merupakan daerah paling tidak stabil sewaktu perputaran semakin cepat, bagian tersebut akan terlepas materi dan massa asal. Kemudian mengambil kondensasi akhirnya, menjadi padat berputar mengelilingi massa asal. Maka asal tersebut menjadi matahari dan bagian terlepas setelah padat manjadi planet. 
2)       Teori Chamberlain dan Maulton
Mereka mengemukakan suatu teori tentang matahari dan bumi, teorinya terkenal dengan teori plenetesimal.
3)       Teori Jean dan Jefreys
Bintang besar yang jauh lebih besar dari matahari memiliki gaya tarik yang sangat kuat terhadap matahari, akibatnya akan terjadi gelombang pasang pada permukaan matahari yang menyerupai gunung yang sanat tinggi dan menyerupai lidah raksasa yang berupa gas sangat panas selanjutnya mengalami pemadatan kemudian pecah menjadi benda-benda tersendiri yang disebut planet.
D.      Asal mula kehidupan dibumi
1.      Generation Spontaniea
2.      Cozmozoa
3.      Omne Vivum ex Vivo
4.      Omne Ovo ex Vivo 

2.2  Alam Pikiran Manusia Berkembang
Alam pikiran manusia dapat berkembang karena dipengaruhi oleh 2 faktor,  yaitu:
A.    Rasa Keingintahuan
Manusia adalah mahluk yang dikaruniai akal dan pikiran oleh Tuhan, oleh karena itu manusia disebut mahluk yang berpikir. Dimulai sejak manusia baru dilahirkan pikirannya sudah dapat berkembang, seorang bayi selalu merekam segala sesuatu yang baru pertama kali dilihatnya. Ketika bayi tersebut sudah mulai bertumbuh menjadi anak-anak, anak tersebut sudah memiliki rasa keingintahuan  tentang segala hal, oleh sebab itu pikiran anak tersebut sudah mulai dibayangi oleh pertanyaan-pertanyaan sederhana.Ketika dewasa pertanyaan-pertanyaan yang sederhana itu akan semakin lebih rumit. Hal ini akan membuat manusia berupaya untuk mencari tahu tentang semua jawaban dari setiap pertanyaannya tersebut. Dan ketika pertanyaan tersebut sudah dapat terjawab makan manusia akan cenderung mencari jawaban dari pertanyaan yang lebih rumit lagi.
B.     Upaya Menanggulangi Keterbatasan
Manusia dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangannya masing- masing. Terkadang kekurangan yang dimiliki manusia dapat membatasi setiap gerak dalam kegiatan yang manusia lakukan, sehingga manusia kesulitan untuk menjalankan aktivitasnya. Tetapi tentunya keterbatasan ini tidak sertamerta  membuat manusia langsung menyerah. Keterbatasan yang dimiliki manusia membuat manusia berpikir bagaimana cara menutupi atau menanggulangi kekurangannya tersebut sehingga mereka dapat memudahkan aktivitasnya.Karena dengan rasa ingin tahu manusia dan keterbatasan yang dimiliki manusia membuat manusia berfikir diluar dari apa yang pernah mereka pikirkan biasanya.

2.3  Manusia Selalu Berusaha Memenuhi Keinginannya

Manusia mempunyai keinginan yang tidak terbatas. Artinya apabila barang tertentu mempunyai nilai positif maka manusia lebih menyukainya dengan jumlah yang lebih banyak. Manusia juga tidak mudah jenuh karena manusia mempunyai keinginan yang selalu lebih, inilah yang membuat manusia selalu berusaha mencari sesuatu yang dapat memuaskan keinginannya. Manusia harus menemukan kebutuhannya terlebih dahulu, sebelum ia memenuhinya. Usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan cara mengadakan suatu hubungan.
2.4  Perbedaan Mitos,Legenda dan Cerita Rakyat
1.      Mitos
Mitos adalah cerita prosa rakyat yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang mempunyai cerita atau penganutnya.
2.      Legenda
Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai "sejarah" kolektif (folk history).
3.      Cerita Rakyat
Cerita rakyat merupakan suatu kisah yang diangkat dari pemikiran fiktif dan kisah nyata, menjadi suatu alur perjalanan hidup dengan pesan moral yang mengandung makna hidup dan cara berinteraksi dengan makhluk lainnya.Cerita rakyat adalah jenis cerita tradisional yang mencoba untuk menjelaskan atau memahami dunia dan warisan lokal suatu daerah.
2.5  Cara Mendapatkan Ilmu Pengetahuan
1. Melalui Panca Indera
Walaupun indera penglihatan dan pendengaran seringkali disebut sebagai indera yang paling penting bagi manusia. Tapi kata Aristotele; “ kehilangan satu indera, kehilangan satu ilmu pengetahuan. “ Akan tetapi, hasil kerja indera acapkali tidak obyektif. Kalau indera faktanya tidak sempurna, tentu Anda membutuhkan alat pengetahuan lain.
2. Melalui Imajinasi
Imajinasi adalah daya pikir untuk membayangkan (dalam angan-angan) atau menciptakan gambar (lukisan, karangan, dan sebagainya) kejadian berdasarkan kenyataan atau pengalaman seseorang.Kekasih Anda yang jauh dari Anda hadir begitu nyata dalam imajinasi atau khayalan Anda. Ini juga berlaku bagi yang belum punya kekasih. Dianya dapat mengkhayalkan orang tersebut. Sesuatu yang tak ada di dunia nyata dapat terlukis jelas di alam khayal.
3. Melalui Jiwa atau Hati
Belajarlah dan bersihkan jiwa, maka pengetahuan akan melekat dan bermanfaat bagi Anda. Hati atau jiwa adalah cermin. Jika cerminnya kotor, maka hidup Anda juga penuh dengan kekotoran.
4. Melalui Akal
Rasio atau akal yang dimaksud adalah salah satu alat pengetahuan yang membuat Anda dapat memikirkan segala hal. Anda dapat mengetahu hakikat atau nama-nama dari segala sesuatu karena Anda memiliki akal. Jawaban atas kesalahan indera yang mengira kayu bengkok dan genangan air di aspal tadi dapat dicerna melalui akal.

2.6  Manusia Mudah Menerima Mitos  Karena Akibat Keterbatasan Penalaran dan Keingintahuannya Untuk Sementara Dapat Terjawab

a.       Rasa Ingin tahu
Ilmu pengetahuan alam bermula dari rasa ingin tahu yang merupakan ciri khas manusia. Manusia mempunyai rasa ingin tahu tentang benda-benda di alam sekitarnya, bulan, bintang, dan matahari, bahkan ingin tahu tentang dirinya sendiri (antroposentris).
Rasa ingin tahu mendorong manusia untuk melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mencari jawaban atas berbagai persoalan yang muncul dalam pikirannya. Kegiatan yang dilakukan manusia itu kadang-kadang kurang serasi dengan tujuannya. Sehingga tidak dapat menghasilkan pemecahan. Kegiatan untuk mencari pemecahan dapat berupa:
a.       Penyelidikan langsung.
b.      Penggalian hasil-hasil penyelidikan yang sudah pernah diperoleh orang lain.
c.       Kerja sama dengan penyelidik-penyelidik lain yang juga sedang memecahkan soal yang sama atau yang sejenis.
b. Mitos
Mitos itu timbul disebabkan antara lain karena keterbatasan alat indera manusia misalnya:
1.      Alat Penglihatan
Banyak benda-benda yang bergerak begitu cepat sehingga tak tampak jelas oleh mata. Mata tidak dapat membedakan benda-benda. Demikian juga jika benda yang dilihat terlalu jauh, maka tak mampu melihatnya.
2.Alat Pendengaran
Pendengaran manusia terbatas pada getaran yang mempunyai frekuensi dari 30 sampai 30.000 perdetik. Getaran di bawah 30 atau di atas 30.000 perdetik tak terdengar.
3.      Alat Pencium dan Pengecap
Bau dan rasa tidak dapat memastikan benda yang dicecap maupun diciumnya.Manusia hanya bisa membedakan 4 jenis masa yaitu rasa manis,masam ,asin dan pahit.
4.      Alat Perasa
Alat perasa pada kulit manusia dapat membedakan panas atau dingin namun sangat relatif sehingga tidak bisa dipakai sebagai alat observasi yang tepat.
Jadi, mitos itu dapat diterima oleh masyarakat pada masa itu karena:
a.       Keterbatasan pengetahuan yang disebabkan karena keterbatasan penginderaan baik langsung maupun dengan alat.
b.      Keterbatasan penalaran manusia pada masa itu.
c.       Hasrat ingin tahunya terpenuhi
Menurut Auguste comte (1798-1857),dalam sejarah perkembangan jiwa manusia, baik sebagai individu maupun sebagai keseluruhan, berlangsung tiga tahap:
1.      Tahap teologi atau fiktif
2.      Tahap filsafat atau metafisik atau abstrak
3.      Tahap positif atau ilmiah riel
Pada tahap teologi atau fiktif manusia berusaha untuk mencaari atau menemukan sebab yang pertama dan tujuan yang terakhir dari segala sesuatu,dan selalu dihubungkan dengan kekuatan ghaib.
Gejala alam yang menarik perhatiannya selalu diletakkan dalam kaitannya dengan sumber yang mutlak. Mempunyai anggapan bahwa setiap gejala dan peristiwa dikuasi dan diatur oleh para dewa atau kekuatan ghaib lainnya.
Tahap metafisika atau abstrak merupakan tahap dimana manusia masih tetap mencari sebab utama dan tujuan akhir, tetapi manusia tidak lagi menyadarkan kepada kepercayan akan adanya kekuatan ghaib , melainkan kepada akalnya sendiri,akal yang telah mampu melakukan abstraktasi guna menemukan hakikat segala sesuatu.
Tahap positif atau riel merupakan tahap dimana manusia telah mampu berfikir secara positif atau riel,atas dasar pengetahuan yang telah dicapainya yang dikembangkan secara positif ,melalui pengamatan , percobaan dan perbandingan.
Mitos adalah pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman dan pemikiran sederhana serta dikaitkan dengan kepercayaan akan adnya kekuatan ghaib. Sehingga pengetahuan yang diperoleh bersifat subyektif.
Demikian pada tahap mitos atau tahap teologi ini manusia menjawab rasa ingin tahunya dengan menciptakan dongeng-dongeng atau mitos, karena alam pikirannya masih terbatas pada imajinasinya dan cara berpikir irasional.
Masyarakat dahulu dapat menerima mitos karena keterbatasan pengetahuan, pengalaman, dan pemikirannya.sedangkan hasrat ingin tahunya berkembang terus.
Hasil Analisis
·         Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis.
·         Ruang lingkup Ilmu Alamiah Dasar terdiri atas:Kelahiran alam semesta,Tata surya,Bumi,Asal mula kehidupan di bumi.
·         Alam pikiran manusia berkembang dipengaruhi oleh rasa ingin tahu dan upaya menanggulangi keterbatasan.
·         Manusia selalu berusaha memenuhi keinginannya dalam hal positif.
·         Perbedaan Mitos,Legenda,dan Cerita Rakyat
a.       Mitos adalah cerita rakyat yang menceritakan kisah berlatar belakang masa lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh penganutnya.
b.      Legenda adalah cerita rakyat yang dianggap mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi.
c.       Cerita rakyat adalah suatu kisah yang diangkat dari pemikiran fiktif dan kisah nyata,menjadi suatu alur perjalanan hidup dengan pesan moral yang mengandung makna hidup.
·         Cara mendapatkan ilmu pengetahuan dapat melalui:panca indera,imajinasi,jiwa atau hati,dan akal.
·         Manusia mudah menerima mitos akibat keterbatasan penalaran dan keingintahuannya untuk sementara dapat terjawab.
a.       Rasa ingin tahu