MATEMATIKA
DAN ILMU ALAMIAH DASAR
NAMA : ARLINDA PUTRI SUNARTA
KELAS : 1PA03
NPM : 11515033
FAKULTAS : PSIKOLOGI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Penulis
membuat makalah ini agar pembaca dapat mengetahi bahwa Ilmu Alamiah Dasar dapat diartikan sebagai
ilmu natural karena Ilmu Alamiah Dasar akan mempelajari dan membahas materi
tentang gejala-gejala yang ada di alam semesta,seperti biologi,fisika,dan
kimia. Ilmu Alamiah Dasar jika
dipenggal berasal dari tiga suku kata. Ilmu artinya bagian dari ilmu
pengetahuan manusia. Alamiah artinya terjadi dengan sendirinya dan dasar
artinya permulaan suatu bentuk.Jadi dapat diartikah bahwa Ilmu
Alamiah Dasar adalah ilmu pengetahuan yang pada dasarnya ada dengan sendirinya
yang bersifat natural.
Ilmu
Alamiah Dasar biasa disebut juga ilmu pengetahuan tentang alam atau
ilmukealaman.Jadi Ilmu Alamiah Dasar mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam
semesta,termasuk di muka bumi,sehingga terbentuk konsep dan prinsip (Basic
Natural Science) hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang
esensial saja.
1.2
Rumusan
Masalah
1. Apa
pengertian Ilmu Alamiah Dasar?
2. Bagaimana
alam pikiran manusia dapat berkembang?
3. Bagaimana cara manusia memperoleh pengetahuan?
3. Bagaimana cara manusia memperoleh pengetahuan?
1.3
Tujuan
Penulisan
1. Penulis
dan pembaca dapat mengetahui pengertian dan ruang lingkup Ilmu Alamiah Dasar
dan dapat membedakan mitos,legenda dan cerita rakyat.
2. Penulis dan pembaca dapat mengetahui bagaimana alam pikiran dapat berkembang, bagaimana manusia selalu berusaha memuaskan keingintahuannya,bagaimana cara manusia dalam memperoleh pengetahuan dan bagaimana manusia begitu mudah menerima mitos
2. Penulis dan pembaca dapat mengetahui bagaimana alam pikiran dapat berkembang, bagaimana manusia selalu berusaha memuaskan keingintahuannya,bagaimana cara manusia dalam memperoleh pengetahuan dan bagaimana manusia begitu mudah menerima mitos
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu Alamiah Dasar jika dipenggal
berasal dari tiga suku kata. Ilmu artinya bagian dari ilmu pengetahuan manusia.
Alamiah artinya terjadi dengan sendirinya dan dasar artinya permulaan suatu
bentuk.Jadi
pengertian Ilmu Alamiah Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang
gejala-gejala dalam alam semesta,termasuk dimuka bumi ini.Sehingga terbentuk
konsep dan prinsip.Ilmu Alamiah Dasar (Basic Natural Science) hanya mengkaji
konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.
Ruang
Lingkup Ilmu Alamiah Dasar
A.
Kelahiran
alam semesta
1.
Mengenal
alam semesta
2.
Teori terbentuknya alam semesta
a.
Teori
ledakan,Teori ledakan ini bertolak dan adanya suatu massa dan berat jenis yang
sangat besar, meledak dengan hebat karena adanya reaksi ini. Massa itu kemudian
berserakan mengembang dengan sangat cepatnya menjauhi pusat ledakan.
b.
Teori
ekspansi dan kontraksi teori,Teori ini berlandaskan pikiran bahwa ada suatu
siklus dan alam semesta, yaitu “masa ekspansi” dan “masa kontraksi” diduga
bahwa siklus ini berlangsung dalam waktu 30.000 juta tahun.
B.
Tata
surya
Surya adalah kata lain dari
matahari. Tata surya berarti adanya suatu organisasi yang teratur pada
matahari.
Terbentuknya
tata surya:
1.
Hipotesis
Nebular.
2.
Hipotersis
Planettesimal.
3.
Teori
Tidal
C.
Bumi
Teori
tentang kejadian bumi:
1)
Teori
Kant Laplace
Dialam raya sudah ada alam yang
telah berputar makin lama makin mendingin. Perputaran ini mengakibatkan
pendataran dibagian kutub-kutubnya dan menimbun materi dibagian khatulistiwanya
yang merupakan daerah paling tidak stabil sewaktu perputaran semakin cepat,
bagian tersebut akan terlepas materi dan massa asal. Kemudian mengambil kondensasi
akhirnya, menjadi padat berputar mengelilingi massa asal. Maka asal tersebut
menjadi matahari dan bagian terlepas setelah padat manjadi planet.
2)
Teori
Chamberlain dan Maulton
Mereka mengemukakan suatu teori
tentang matahari dan bumi, teorinya terkenal dengan teori plenetesimal.
3)
Teori
Jean dan Jefreys
Bintang besar yang jauh lebih besar
dari matahari memiliki gaya tarik yang sangat kuat terhadap matahari, akibatnya
akan terjadi gelombang pasang pada permukaan matahari yang menyerupai gunung
yang sanat tinggi dan menyerupai lidah raksasa yang berupa gas sangat panas
selanjutnya mengalami pemadatan kemudian pecah menjadi benda-benda tersendiri
yang disebut planet.
D.
Asal
mula kehidupan dibumi
1.
Generation
Spontaniea
2.
Cozmozoa
3.
Omne
Vivum ex Vivo
4.
Omne
Ovo ex Vivo
2.2 Alam Pikiran
Manusia Berkembang
Alam pikiran manusia dapat berkembang karena dipengaruhi
oleh 2 faktor, yaitu:
A. Rasa
Keingintahuan
Manusia adalah mahluk yang dikaruniai akal dan pikiran oleh
Tuhan, oleh karena itu manusia disebut mahluk yang berpikir. Dimulai sejak
manusia baru dilahirkan pikirannya sudah dapat berkembang, seorang bayi selalu
merekam segala sesuatu yang baru pertama kali dilihatnya. Ketika bayi tersebut
sudah mulai bertumbuh menjadi anak-anak, anak tersebut sudah memiliki rasa
keingintahuan tentang segala hal, oleh sebab itu pikiran anak tersebut
sudah mulai dibayangi oleh pertanyaan-pertanyaan sederhana.Ketika dewasa
pertanyaan-pertanyaan yang sederhana itu akan semakin lebih rumit. Hal ini akan
membuat manusia berupaya untuk mencari tahu tentang semua jawaban dari setiap
pertanyaannya tersebut. Dan ketika pertanyaan tersebut sudah dapat terjawab makan
manusia akan cenderung mencari jawaban dari pertanyaan yang lebih rumit lagi.
B. Upaya
Menanggulangi Keterbatasan
Manusia dilahirkan dengan kelebihan
dan kekurangannya masing- masing. Terkadang kekurangan yang dimiliki manusia
dapat membatasi setiap gerak dalam kegiatan yang manusia lakukan, sehingga
manusia kesulitan untuk menjalankan aktivitasnya. Tetapi tentunya keterbatasan
ini tidak sertamerta membuat manusia langsung menyerah. Keterbatasan yang
dimiliki manusia membuat manusia berpikir bagaimana cara menutupi atau
menanggulangi kekurangannya tersebut sehingga mereka dapat memudahkan
aktivitasnya.Karena dengan rasa ingin tahu manusia dan keterbatasan yang
dimiliki manusia membuat manusia berfikir diluar dari apa yang pernah mereka
pikirkan biasanya.
2.3 Manusia Selalu Berusaha
Memenuhi Keinginannya
Manusia mempunyai
keinginan yang tidak terbatas. Artinya apabila barang tertentu mempunyai nilai
positif maka manusia lebih menyukainya dengan jumlah yang lebih banyak. Manusia
juga tidak mudah jenuh karena manusia mempunyai keinginan yang selalu lebih,
inilah yang membuat manusia selalu berusaha mencari sesuatu yang dapat
memuaskan keinginannya. Manusia harus menemukan kebutuhannya terlebih dahulu,
sebelum ia memenuhinya. Usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat dilakukan
dengan cara mengadakan suatu hubungan.
2.4 Perbedaan
Mitos,Legenda dan Cerita Rakyat
1. Mitos
Mitos adalah cerita prosa
rakyat yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung
penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta
dianggap benar-benar terjadi oleh yang mempunyai cerita atau penganutnya.
2. Legenda
Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai
cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda
sering kali dianggap sebagai "sejarah" kolektif (folk history).
3. Cerita
Rakyat
Cerita rakyat merupakan suatu kisah
yang diangkat dari pemikiran fiktif dan kisah nyata, menjadi suatu alur
perjalanan hidup dengan pesan moral yang mengandung makna hidup dan cara
berinteraksi dengan makhluk lainnya.Cerita rakyat adalah jenis cerita
tradisional yang mencoba untuk menjelaskan atau memahami dunia dan warisan
lokal suatu daerah.
2.5 Cara
Mendapatkan Ilmu Pengetahuan
1. Melalui Panca Indera
Walaupun indera penglihatan dan pendengaran
seringkali disebut sebagai indera yang paling penting bagi manusia. Tapi kata
Aristotele; “ kehilangan satu indera, kehilangan satu ilmu pengetahuan. “ Akan
tetapi, hasil kerja indera acapkali tidak obyektif. Kalau indera faktanya tidak
sempurna, tentu Anda membutuhkan alat pengetahuan lain.
2. Melalui Imajinasi
Imajinasi adalah daya pikir untuk membayangkan (dalam angan-angan) atau
menciptakan gambar (lukisan, karangan, dan sebagainya) kejadian berdasarkan
kenyataan atau pengalaman seseorang.Kekasih Anda yang jauh dari Anda
hadir begitu nyata dalam imajinasi atau khayalan Anda. Ini juga berlaku bagi
yang belum punya kekasih. Dianya dapat mengkhayalkan orang tersebut. Sesuatu
yang tak ada di dunia nyata dapat terlukis jelas di alam khayal.
3. Melalui Jiwa atau Hati
Belajarlah dan bersihkan jiwa, maka
pengetahuan akan melekat dan bermanfaat bagi Anda. Hati atau jiwa adalah
cermin. Jika cerminnya kotor, maka hidup Anda juga penuh dengan kekotoran.
4. Melalui Akal
Rasio atau akal yang dimaksud adalah salah
satu alat pengetahuan yang membuat Anda dapat memikirkan segala hal. Anda dapat
mengetahu hakikat atau nama-nama dari segala sesuatu karena Anda memiliki akal.
Jawaban atas kesalahan indera yang mengira kayu bengkok dan genangan air di
aspal tadi dapat dicerna melalui akal.
2.6 Manusia Mudah Menerima Mitos Karena Akibat Keterbatasan Penalaran dan Keingintahuannya
Untuk Sementara Dapat Terjawab
a. Rasa
Ingin tahu
Ilmu
pengetahuan alam bermula dari rasa ingin tahu yang merupakan ciri khas manusia.
Manusia mempunyai rasa ingin tahu tentang benda-benda di alam sekitarnya,
bulan, bintang, dan matahari, bahkan ingin tahu tentang dirinya sendiri
(antroposentris).
Rasa
ingin tahu mendorong manusia untuk melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan
untuk mencari jawaban atas berbagai persoalan yang muncul dalam pikirannya.
Kegiatan yang dilakukan manusia itu kadang-kadang kurang serasi dengan
tujuannya. Sehingga tidak dapat menghasilkan pemecahan. Kegiatan untuk mencari
pemecahan dapat berupa:
a.
Penyelidikan langsung.
b.
Penggalian hasil-hasil penyelidikan yang sudah pernah diperoleh orang lain.
c.
Kerja sama dengan penyelidik-penyelidik lain yang juga sedang memecahkan soal
yang sama atau yang sejenis.
b. Mitos
Mitos
itu timbul disebabkan antara lain karena keterbatasan alat indera manusia
misalnya:
1.
Alat Penglihatan
Banyak
benda-benda yang bergerak begitu cepat sehingga tak tampak jelas oleh mata.
Mata tidak dapat membedakan benda-benda. Demikian juga jika benda yang dilihat
terlalu jauh, maka tak mampu melihatnya.
2.Alat Pendengaran
2.Alat Pendengaran
Pendengaran
manusia terbatas pada getaran yang mempunyai frekuensi dari 30 sampai 30.000
perdetik. Getaran di bawah 30 atau di atas 30.000 perdetik tak terdengar.
3.
Alat Pencium dan Pengecap
Bau
dan rasa tidak dapat memastikan benda yang dicecap maupun diciumnya.Manusia
hanya bisa membedakan 4 jenis masa yaitu rasa manis,masam ,asin dan pahit.
4.
Alat Perasa
Alat
perasa pada kulit manusia dapat membedakan panas atau dingin namun sangat relatif
sehingga tidak bisa dipakai sebagai alat observasi yang tepat.
Jadi,
mitos itu dapat diterima oleh masyarakat pada masa itu karena:
a.
Keterbatasan pengetahuan yang disebabkan karena keterbatasan penginderaan baik
langsung maupun dengan alat.
b.
Keterbatasan penalaran manusia pada masa itu.
c.
Hasrat ingin tahunya terpenuhi
Menurut
Auguste comte (1798-1857),dalam sejarah perkembangan jiwa manusia, baik sebagai
individu maupun sebagai keseluruhan, berlangsung tiga tahap:
1.
Tahap teologi atau fiktif
2.
Tahap filsafat atau metafisik atau abstrak
3.
Tahap positif atau ilmiah riel
Pada
tahap teologi atau fiktif manusia berusaha untuk mencaari atau menemukan sebab
yang pertama dan tujuan yang terakhir dari segala sesuatu,dan selalu dihubungkan
dengan kekuatan ghaib.
Gejala
alam yang menarik perhatiannya selalu diletakkan dalam kaitannya dengan sumber
yang mutlak. Mempunyai anggapan bahwa setiap gejala dan peristiwa dikuasi dan
diatur oleh para dewa atau kekuatan ghaib lainnya.
Tahap
metafisika atau abstrak merupakan tahap dimana manusia masih tetap mencari
sebab utama dan tujuan akhir, tetapi manusia tidak lagi menyadarkan kepada
kepercayan akan adanya kekuatan ghaib , melainkan kepada akalnya sendiri,akal
yang telah mampu melakukan abstraktasi guna menemukan hakikat segala sesuatu.
Tahap
positif atau riel merupakan tahap dimana manusia telah mampu berfikir secara
positif atau riel,atas dasar pengetahuan yang telah dicapainya yang
dikembangkan secara positif ,melalui pengamatan , percobaan dan perbandingan.
Mitos
adalah pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman dan pemikiran sederhana
serta dikaitkan dengan kepercayaan akan adnya kekuatan ghaib. Sehingga
pengetahuan yang diperoleh bersifat subyektif.
Demikian
pada tahap mitos atau tahap teologi ini manusia menjawab rasa ingin tahunya
dengan menciptakan dongeng-dongeng atau mitos, karena alam pikirannya masih
terbatas pada imajinasinya dan cara berpikir irasional.
Masyarakat
dahulu dapat menerima mitos karena keterbatasan pengetahuan, pengalaman, dan
pemikirannya.sedangkan hasrat ingin tahunya berkembang terus.
Hasil Analisis
·
Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan
proses keilmuan untuk
memperoleh pengetahuan secara
sistematis berdasarkan bukti fisis.
·
Ruang lingkup Ilmu Alamiah Dasar terdiri
atas:Kelahiran alam semesta,Tata surya,Bumi,Asal mula kehidupan di bumi.
·
Alam pikiran manusia berkembang
dipengaruhi oleh rasa ingin tahu dan upaya menanggulangi keterbatasan.
·
Manusia selalu berusaha memenuhi
keinginannya dalam hal positif.
·
Perbedaan Mitos,Legenda,dan Cerita
Rakyat
a. Mitos
adalah cerita rakyat yang menceritakan kisah berlatar belakang masa lampau dan
dianggap benar-benar terjadi oleh penganutnya.
b. Legenda
adalah cerita rakyat yang dianggap mempunyai cerita sebagai sesuatu yang
benar-benar terjadi.
c. Cerita
rakyat adalah suatu kisah yang diangkat dari pemikiran fiktif dan kisah
nyata,menjadi suatu alur perjalanan hidup dengan pesan moral yang mengandung
makna hidup.
·
Cara mendapatkan ilmu pengetahuan dapat
melalui:panca indera,imajinasi,jiwa atau hati,dan akal.
·
Manusia mudah menerima mitos akibat
keterbatasan penalaran dan keingintahuannya untuk sementara dapat terjawab.
a. Rasa
ingin tahu
b. Mitos
REFERENSI
REFERENSI
(https://ollaadzani.wordpress.com/2013/03/31/bagaimana-manusia-selalu-berusaha-memenuhi-keinginannya/)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar