Sabtu, 02 April 2016

MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR
(METODE ILMIAH)
          



NAMA                 : ARLINDA PUTRI SUNARTA
KELAS                : 1PA03
NPM                    : 11515033
FAKULTAS         : PSIKOLOGI


BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Penulis membuat makalah ini agar pembaca dapat mengetahi bahwa metode ilmiah sangat penting dan banyak digunakan dlam segala bidang pekerjaan.Metode ilmiah adalah sebuah cara seseorang dalam melakukan suatu kegiatan secara langsung maupun tidak langsung.Metode ilmiah ini sangat mudah untuk dipelajari dan dipahami.Penulis akan menjelaskan tentang metode ilmiah.
Penulis juga akan mengerangkan langkah operasional dalam pembuatan metode ilmiah,keunggulan dan keterbatasan dalam perkembangan metode ilmiah pada saat ini.
1.2  Rumusan Masalah
1.      Bagaimana cara memperoleh pengetaguan ilmiah dan tidak ilmiah?
2.      Bagaimana langkah-langkah pembuatan metode ilmiah?
3.      Apa saja keunggulan dan keterbatasan menggunakan metode ilmiah?
1.3  Tujuan Penulisan
1.      Penulis dan pembaca dapat mengetahui cara memperoleh pengetahuan yang ilmiah dan tidak ilmiah.
2.      Penulis dan pembaca dapat mengetahui bagaimana langkah-langkah dalam pemuatan metode ilmiah.
3.      Penulis dan pembaca dapat mengetahui keunggulan dan keterbatasan menggunakan metode ilmiah dalam penelitian.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Pengertian Metode Ilmiah
Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.
2.2  Cara Memperoleh Pengetahuan Yang Ilmiah dan Tidak Ilmiah
1.      Metode Ilmiah
Metode Ilmiah merupakan suatu cara sistematis yang digunakan oleh para ilmuan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Metode ini menggunakan langkah-langkah yang sistematis, teratur dan terkontrol. Metode ilmiah merupakan rangkaian struktur kerja yang tidak dapat dipisahkan.Metode Ilmiah adalah cara untuk menunjukkan dan memberikan bukti akan kebenaran suatu teori dan atau pernyataan terkait dengan yang akan dikemukakan.
2.      Metode Non Ilmiah
Metode non ilmiah merupakan suatu cara yang digunakan untuk memecahkan masalah. Namun dalam pemecahan masalah tersebut hanya berdasarkan pada  pendapat atau anggapan dari para ahli pikir atau dari para penguasa yang dianggap benar. Padahal anggapan itu belum tentu dapat dibuktikan kebenarannya.
B.     Perbedaan metode ilmiah dan non ilmiah.
1.      Metode Ilmiah
Suatu Penelitian Ilmiah akan berhasil dengan baik apabila dilakukan dengan struktur metode ilmiah.
Struktur metode ilmiah memiliki beberapa langkah sebagai berikut:
a.      Perumusan masalah
Perumusan masalah merupakan langkah untuk mengetahui masalah yang akan dipecahkan sehingga masalah tersebut menjadi jelas batasan, kedudukan, dan alternatif cara untuk memecahkannya. Perumusan masalah juga berarti pertanyaan mengenai suatuobjek secara tertulis, sehingga dapat diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan objek tersbut.
b.         Penyusunan Kerangka Berpikir/ Dasar Teori
Penyusunan Kerangka berpikir merupakan argumentasi yang menjelaskan hubungan antara berbagai faktor yang berkaitan dengan objek dan dapat menjawab permasalahan.Dasar teori berguna sebagai dasar menarik hipotesis.
c.         Penarikan Hipotesis
Hipotesis adalah jawaban sementara atau dugaan terhadap permasalahan atau pertanyaan yang diajukan berdasarkan kesimpulan kerangka berpikir/dasar teori. Dikatakan sebagai jawaban sementara karena hipotesis ini baru mengandung kebenarannya yang bersifat logis dan teoritis. Kebenarannya belum bersifat empiris,karena belum terbukti melalui eksperimen.
d.         Eksperimen/Percobaan
Untuk menguji hipotesis dapat dilakukan dengan melakukan observasi dan percobaan atau eksperimen. Dari eksperimen atau percobaan tersebut akan diperoleh data. Data inilah yang akan dianalisa untuk memudahkan penarikan kesimpulan.
Jenis-jenis penelitian sebagai berikut:
a)      Variabel Bebas adalah variabel yang sengaja dibuat tidak sama dalam eksperimen.
b)      Variabel Terikat adalah variabel yang muncul akibat perlakuan dari variabel bebas.
c)      Variabel Kontrol adalah variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti.
e.         Analisis Data
Data diperoleh dari hasil eksperimen. data hasil eksperimen dapat dibedakan menjadi 2 jenis sebagai berikut:
1)      Data kualitatif yaitu data yang tidak disajikan dalam bentuk angka tetapi dalam bentuk deskripsi. Contoh data ciri morfologi.
2)      Data kuantitatif yaitu data yang disajikan dalam bentuk angka. Contoh data hasil pengukuran tinggi batang suatu tanaman. Data kuantitatif harus diolah dalam bentuktabel, grafik, atau diagram sehingga mudah dipahami orang lain.
f.        Penarikan Kesimpulan
Penarikan kesimpulan harus mengacu pada hasil eksperimen. Kesimpulan dari suatu penelitian harus diambil berdasarkan semua data yang diperoleh. Penarikan kesimpulan bukan berdasarkan hasil rekayasa atau keinginan peneliti.
Ada 2 kemungkinan yang ada dalam pengmbilan kesimpulan, yaitu hipotesis diterima dan hipotesis ditolak.

2.      Metode Non Ilmiah
Ada beberapa pendekatan metode non ilmiah yang banyak digunakan, yaitu; pendapat otoritas, pengalaman, penemuan secara kebetulan dan coba-coba (Trial and Error), metode apriori dan sebagainya.
a.     Pendapat Otoritas
Pendapat otoritas ilmiah berasal dari orang-orang yang biasanya telah menempuh pendidikan formal tertinggi atau orang yang telah mempunyai pengalaman kerja ilmiah dalam suatu bidang/ilmu. Pendapat-pendapat mereka sering diterima orang tanpa diuji; selalu dipandang benar.
Kadang-kadang ada pendapat yang tidak benar namun karena merupakan pendapat orang yang mempunyai wewenang, orang awan menganggap pendapat itu suatau kebenaran.
b.         Pengalaman
Untuk memperoleh sesuatu yang mereka inginkan manusia seringkali menggunakan pengalaman-pengalamannya. Pengalaman memang kadang-kadang banyak membantu. Tetapi jika tidak digunakan secara kritis bisa merugikan.
c.         Penemuan Coba-coba ( Trial and Error )
Penemuan secara kebetulan banyak terjadi dan banyak diantaranya sangat berguna.Penemuan coba-coba ( trial and error ) di peroleh tanpa kepastian untuk memperoleh suatu kondisi tertentu untuk pemecahan suatu masalah. Usaha seperti ini umumnya merupakan serangkaian percobaan tanpa arah dan tanpa keyakinan yang pasti untuk suatu pemecahan masalah. Pemecahan terjadi secara kebetulan setelah dilakukan serangkaian usaha coba-coba. Penemuan tersebut pada umumnya tidak efisien dan tidak terkontrol.
d.         Metode A Priori
Metoda a priori juga disebut metoda intuisi. Dalam pendekatan ini orang menentukan pendapat mengenai sesuatu berdasar atas pengetahuan yang langsung ( didapat dengan cepat tanpa proses dan pemikiran yang matang). Dalil-dalil dan kesimpulan yang diterima menurut metode tersebut semata-mata berdasar alasan yang tidak dipertimbangkan dengan pengalaman.
2.3  Langkah-langkah Operasional Metode Ilmiah
Perumusan masalah merupakan pertanyaan apa,mengapa,siapa,kapan,bagaimana dan sebaginya,tentang objek yang diteliti.
1.         Penyusunan Hipotesis adalah suatu pernyataan yang menunjukkan kemungkinan-kemungkinan jawaban untuk memecahkan masalah yang ditetapkan.
2.         Pengujian Hipotesis adalah usaha pengumpulan fakta-fakta yang relevan dengan hipotesis yang telah diajukan untuk dapat memperlihatkan apakah terdapat fakta yang mendukung hipotesis tersebut atau tidak.
3.         Penarikan Kesimpulan didasarkan atas penilian melalui analisis dari fakta-fakta.Untuk melihat apakan hipotesis yang diajukan itu diterima atau tidak.Hipotesis itu dapat diterima apabila fakta yang terkumpul mendukung hipotesis tersebut.
2.4  Keunggulan dan Kelemahan Serta Peranan Metode Ilmiah dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan
Keunggulan metode ilmiah :
a)      Mencintai kebenaran obyektif, bersifat adil dan hidup bahagia.
b)      Kebenaran tidak absolut karena kebenaran dicari secara terus menerus.Karena ilmu pengetahuan kita tidak dapat dengan mudah percaya pada takhayul, astrologi maupun untung-untungan karena terjadi proses yang teratur di alam.
c)      Dengan ilmu pengetahuan kita memiliki rasa ingin tahu yang lebih banyak.
d)     Dengan ilmu pengetahuan kita tidak mudah berprasangka tetapi dapat berpikir secara terbuka, obyektif, dan toleran.
e)      Dengan metode ilmiah kita tidak mudah percaya tanpa bukti.
f)       Dengan metode ilmiah kita jadi memiliki sikap optimis, teliti, berani membuat pernyataan yang benar menurut ilmiah.
Kelemahan Metode Ilmiah :
a)  metode ilmiah tidak mungkin bisa menjangkau objek yang bersifat inmateri (gaib),  dikarenakan tidak adanya wujud, ukuran dan timbangan yang jelas.
b)  terlalu bergantung pada objek yang ada
c)   metode ilmiah akan berubah bila objek yang di amati telah berubah. Sebagai contoh ilmuan mengatakan bahwa suhu diatas puncak merapi adalah 35 derajat c, namun apa yang di kemukakan oleh ilmuan akan berubah seiring berubahnya cuaca dan suhu
d)  kurang valid, karena tidak semua hasil dari metode atau penelitian di suatu daerah akan bisa di terapkan untuk daerah lain.
e)   membutuhkan waktu yang lama, karena penelitian dilakukan secara berulang.
f)    membutuhkan biaya yang sangat mahal, karena setiap penelitian memerlukan alat bantu berupa peralatan yang menggunakan tehnologi canggih.
g)  dapat terhapus atau tidak di pakai bila terbukti ditemukan kesalahan dan bila muncul teori lain yang dianggap lebih berguna
h)  cenderung kaku dan tidak terpengaruh oleh rasio Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa setiap teori selalu memiliki sisi positive dan negatif.
2.5  Peranan metode ilmiah :
a.metode ilmiah berperan untuk memberikan penjelasan logis dalam ilmu empiris
b.sebagai landasan dalam melakukan suatu penelitian ilmiah
c.berperan dalam memberikan bukti yang konkrit terhadap suatu ilmu pengetahuan.
HASIL ANALISA
·         Metode ilmiah adalah proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis.
·         Cara memperoleh pengetahuan yang ilmiah dan tidak ilmiah
a.       Metode ilmiah:Cara sistematis untuk memecahkan masalah yang dihadapi
b.      Metode non ilmiah:Cara memecahkan masalah yang hanya berdasarkan pendapat orang lain.
·         Perbedaan metode ilmiah dan non ilmiah
a.       Metode ilmiah akan berhasil dengan baik apabila dilakukan dengan struktur ilmiah.
b.      Metode non ilmiah: Pendapat otoritas pengalaman,penemuan secara kebetulan dan coba-coba (trial and error).
·         Langkah-langkah operasional metode ilmiah merupakan berupa pertanyaan tentang objek yang diteliti.
·         Keunggulan dan kelemahan metode ilmiah.
·         Peran metode ilmiah.
REFERENSI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar